About
About

About Taman Wisata Angke Kapuk

Jakarta Mangrove Resort terletak di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, dan berdiri di atas area mangrove seluas 99,82 hektar sebuah ruang hijau vital bagi Jakarta yang menawarkan pengalaman edu-ekowisata cocok untuk semua usia. Pengunjung dapat menikmati jalur mangrove yang asri, mengenal ekosistem pesisir, mengamati flora dan fauna khas, serta ikut terlibat langsung dalam konservasi melalui program pembibitan dan penanaman mangrove. Selain itu tersedia aktivitas seperti mendayung di perairan mangrove atau menjelajah lebih jauh dengan speedboat. Untuk pengalaman lebih panjang, resort ini juga menyediakan fasilitas menginap yang nyaman dan menyatu dengan alam, jauh dari hiruk-pikuk kota. Kombinasi antara edukasi, eksplorasi, konservasi, dan relaksasi menjadikannya destinasi wisata alam yang lengkap dan berkesan.

Sahabat Mangrove

Murniwati Harahap

"Menanam pohon itu artinya menyiapkan bumi yang lebih baik untuk anak cucu kita nantinya"

Sejarah TWA Angke Kapuk

1928
1995
1997
2000
2010
2010-sekarang

Hutan Negara

Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk merupakan bagian dari Kawasan Hutan Angke Kapuk dengan luasan 99,82 Ha.

Penetapan Status dan Nama Kawasan

Area selua 99,82 ha ini ditetapkan sebagai kawasan "Taman Wisata Alam Angke Kapuk" pada tahun 1995 oleh Menteri Kehutanan pada waktu itu Ir. Djamaludin Suryohadikusumo.

Izin Pengusahaan Pariwisata Alam

Sri Leila Murniwati Harahap selaku Direktur PT. Murindra Karya Lestari, memperoleh Izin Pengusahaan Pariwisata Alam untuk merestorasi dan mengelola kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk

Pengembangan Program Restorasi & Wisata Alam dimulai

Upaya restorasi dan pengembangan wisata alam terus digiatkan hingga akhirnya mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak.

Peresmian TWA Angke Kapuk

Setelah melalui perjalanan panjang dalam merestorasi dan mengembangkan fasilitas pengunjung, akhirnya TWA Angke Kapuk diresmikan pada 25 Januari 2010 melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 537/Kpts-11/1997.

2010 Hingga saat ini

Berbagai upaya untuk merestorasi dan melestarikan hutan mangrove terus dilakukan bersamaan dengan pengembangan fasilitas serta aktivitas yang dapat mengedukasi, menunjang, dan mengakomodir kebutuhan wisatawan yang berrkunjung

Visi TWA Angke Kapuk

Menjadi kawasan ekowisata berbasis konservasi mangrove terdepan yang berkontribusi dalam pelestarian ekosistem pesisir, edukasi lingkungan, serta keseimbangan antara alam dan manusia untuk masa depan yang berkelanjutan.


Testimoni

“16 Mei 2023. Alam yang kaya, kita wajib menjaga. Demi kemakmuran generasi di masa yang akan datang.”

Prabowo Subianto

Presiden Republik Indonesia ke 8

Gallery